Profil Desa Tengguli

PROFIL DESA TENGGULI KECAMATAN BANGSRI

KABUPATEN JEPARA

KONDISI UMUM DESA TENGGULI

Profil 4 Profil 3 Profil 2 Profil 1 

 1.1 KONDISI GEOGRAFIS

Berdasar letak geografis wilayah, Desa Tengguli berada di sebelah Utara Ibukota Kabupaten Jepara. Desa Tengguli merupakan salah satu desa di Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, dengan jarak tempuh ke Ibukota Kecamatan sejauh 2 Km, dan ke Ibu Kota Kabupaten sejauh17 Km/mil laut. Desa Tengguli dapat ditempuh dengan kendaraan ± 30 jam/menit. Desa ini berbatasan dengan Desa Jambu timur di sebelah barat, disebelah utara berbatasan dengan Desa Bangsri, sebelah selatan dengan Desa  Guyangan dan di sebelah timur dengan Desa  Kepuk, Srikandang serta Desa Papasan. Luas wilayah daratan Desa Tengguli adalah 937,420 Km². Luas lahan yang ada terbagi dalam beberapa peruntukan, dapat dikelompokan seperti untuk fasilitas umum, pemukiman, pertanian, kegiatan ekonomi dan lain-lain.

Secara Administratifwilayah Desa Tengguli terdiri dari 68 RT, dan 15 RW, meliputi 9  dukuh besar. Secara Topografi, Desa Tengguli dapat dibagi dalam 2 wilayah, yaitu wilayah daratan rendah di bagian RW I dan RW II, dan wilayah pegunungan di bagian RW 13, 14 dan 15. Dengan kondisi topografi seperti penjelasan diatas, Desa Tengguli memiliki variasi ketinggian antara 400 m sampai dengan 500m dari permukaan laut. Daerah terendah adalah di wilayah RT 09 RW I, dan daerah yang tertinggi adalah di wilayah RT 03 RW 15 yang merupakan daerah perbukitan.

                    

1.2 DEMOGRAFI

Berdasarkan Data Administrasi Pemerintahan Desa, pada tahun 2009 jumlah penduduk di Desa Tengguli yang tercatat secara administrasi berjumlah 11.819 jiwa. Pada tahun 2010 jumlah penduduk menurun menjadi 11.357 jiwa. Pada tahun 2011 jumlah penduduk di Desa Tengguli meningkat menjadi 11.362 jiwa, sedangkan pada tahun 2012 jumlah penduduk meningkat menjadi 11.425 jiwa. Dengan rincian penduduk berjenis kelamin laki-laki pada tahun 2010 berjumlah 5.739 jiwa. Pada tahun 2011 jumlah penduduk jenis kelamin laki-laki meningkat menjadi 5.745 jiwa dan tahun 2012 meningkat menjadi 5.747 jiwa.  Sedangkan untukpendudukberjenis kelamin perempuan di Desa Tengguli pada tahun 2010 berjumlah 5.618 jiwa. Pada tahun 2011 jumlah penduduk kelamin perempuan turun menjadi 5.617jiwa. Sedangkan untuk tahun 2012 jumlah penduduk perempuan naik menjadi 5.678 jiwa. Jumlah penduduk Desa Tengguli secara rinci dapat dilihat pada Tabel I.1 dan I.2.

TABEL I.1PERKEMBANGAN JUMLAH PENDUDUK BERDASARKAN JENIS KELAMIN DESA TENGGULI TAHUN 2009 – 2012

NO

JENIS KELAMIN

JUMLAH PENDUDUK (JIWA)

TAHUN 2009

TAHUN2010

TAHUN 2011

TAHUN 2012

1

Laki-laki

5.916

5.739

5.745

5.747

2

Perempuan

5.903

5.618

5.684

5.903

JUMLAH

11.819

11.357

11.362

11.425

                                                                   Sumber: Profil Desa

TABEL I.2 JUMLAH PENDUDUK BERDASARKAN STUKTUR USIA DESA TENGGULI TAHUN 2012

NO

KELOMPOK USIA

L

P

JUMLAH

1

0-4

561

506

1.067

2

5-9

626

552

1.148

3

10-14

545

556

1.101

4

15-19

598

583

1.181

5

20-24

481

476

958

6

25-29

406

417

823

7

30-34

542

547

1.089

8

35-39

477

480

957

9

40-44

466

460

926

10

45-49

254

260

514

11

50-54

264

283

547

12

55-59

210

216

426

13

60-64

225

229

454

14

65-69

132

117

249

15

70-74

101

106

207

16

>75

85

88

173

JUMLAH

6001

7147

7174.067

Sumber: Profil Desa

                                   

        Dari Tabel I.1 dan I.2 dapat diketahui bahwa jumlah penduduk menurut jenis kelamin, jumlah penduduk jenis kelamin laki-laki pada tahun 2009 – 2011 lebih banyak dibanding dengan jumlah penduduk jenis kelamin perempuan. Namun pada tahun 2012 jumlah penduduk jenis kelamin perempuan lebih banyak daripada jenis kelamin laki-laki karena mengalami peningkatan sebesar 3,7 %. Sedangkan dilihat dari Tabel I.2 jumlah penduduk berdasarkan struktur usia, jumlah penduduk Desa Tengguliyang dapat dikategorikan kelompok rentan dari sisi kesehatan menurut usia yaitu penduduk yang berusia >60 tahun, jumlahnya mencapai 3,8 %. Untuk kelompok umur usia 0- 4 tahun ada 9,0 %, sedangkan 5-9 tahun sebanyak 9,7 %.

1.3 PEREKONOMIAN DESA

Secara umum kondisi perekonomian Desa Tengguli di topang oleh beberapa mata pencaharian warga masyarakat dan dapat teridentifikasi kedalam beberapa bidang mata pencaharian, seperti: petani, buruh, petani,PNS/TNI/Polri, karyawan swasta, pedagang, wirausaha, pensiunan, buruh bangunan/tukang, dan peternak. Jumlah penduduk Desa Tengguli berdasarkan mata pencaharian dapat dilihat pada Tabel I.3.

 

TABEL I.3 PERKEMBANGAN JUMLAH PENDUDUK DESA TENGGULI MENURUT MATA PENCAHARIAN TAHUN 2010 – 2012

NO

PEKERJAAN

JUMLAH

2010

2011

2012

1

Petani

2869

2879

2898

2

Buruhtani

3176

3185

3197

3

Peternakan

3

5

5

4

Pedagang

641

654

666

5

Wirausaha

24

25

25

6

KaryawanSwasta

349

354

361

7

PNS/POLRI dan TNI

48

49

50

8

Pensiunan

15

17

20

9

TukangBangunan

411

418

421

10

Tukangkayu/ukir

2810

2874

2951

11

Lain-lain/Tidaktetap

49

57

61

12

Lainnya(sebutkan)

122

125

125

13

Lainnya(sebutkan)

1399

1410

1415

 

JUMLAH

7916

8052

7195

Sumber: Profil Desa

        Berdasarkan Tabel I.3 dapat diketahui bahwa jumlah penduduk terbanyak berdasarkan mata pencaharian di Desa Tengguli yaitu buruh tani sebanyak 3.176 jiwa pada tahun 2010 dan meningkat menjadi 3.197 pada tahun 2012. Sedangkan untuk jumlah penduduk terendah menurut mata pencaharian yaitu sebagai peternak sebanyak 3 jiwa pada tahun 2010 dan hanya sebanyak 5 jiwa pada tahun 2012. Rata-rata mata pencaharian di Desa Tengguli didominasi oleh buruh tani, petani dan tukang kayu. Untuk perkembangan perekonomian yang ada di Desa Tengguli dapat dilihat pada Tabel I.4.

TABEL I.4PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN DESA TENGGULITAHUN 2010-2012

NO

URAIAN

JUMLAH

2010

2011

2012

1

AngkutanPedesaan

16

21

25

2

KendaraanRoda 4

32

35

36

3

KedaraanRoda 2

1521

1586

1.706

4

KUD/Koperasi

1

2

3

5

Luastegalan

51,145

51,145

51,145

6

ProduksiPadi

105

102

106

7

ProduksiJagung

15

20

22

8

ProduksiKacang

102

104

107

9

ProduksiKetela

107

107

111

10

ProduksiPertanianLainnya

11

ProduksiPerikanandarat/Laut

12

TernakBesar/kerbau/sapi

816

927

1.059

13

Ternakkambing

750

904

1.221

14

TernakAyam

3469

4584

5.633

15

LuasPertambangan

16

keluarga yang teralirilistrik

2.376

2.451

2.551

17

JumlahIndustri

9

12

12

18

Keluarga yang teraliri PAM

Sumber: Profil Desa

        Dari Tabel I.4 Dapat disimpulkan bahwa perekonomian warga lebih berkembang di sektor pertanian dan peternakan. Hal ini didukung dengan data perkembangan perekonomian pada tabel I.4, yang terdiri dari produksi padi, jagung, kacang, dan ketela dengan total 346 pada tahun 2012, mengalami peningkatan 13 dari tahun 2011. Sedangkan dari sektor peternakan terdiri dari 3 macam ternak yaitu ternak kerbau, sapi, kambing dan ayam dengan total 7.913 pada tahun 2012, mengalami peningkatan sebesar 1498 dari tahun 2011.

 

1.4 TATA GUNA LAHAN

Struktur peruntukan lahan di Desa Tengguli berupa bangunan rumah warga atau pekarangan, tegalan atau kebun, sawah, industri, dan irigasi. Penggunaan lahan di Desa Tengguli sebagian besar berupa tegalan / kebun dengan luas wilayah dalam (HA) seluas 50.145. Sedangkan sisanya berupa bangunan beserta pekarangan, sawah, industri dan irigasi. Berikut adalah tabel yang menunjukan pola tata guna lahan di Desa Tengguli :

TABEL I.5POLA TATA GUNA LAHAN DESA TENGGULI

NO

LAHAN

LUAS (HA) TAHUN 2010

LUAS (HA)

TAHUN 2011

1

Bangunan / Pekarangan

501

650

2

Tegalan / Kebun

50,145

50,145

3

Sawah

505

406

4

Tambak

5

Hutan

6

Perkebunan

7

Industri

4

6

8

Bendung

9

IrigasiTersier

1

1

10

IrigasiSekunder

1

1

Sumber: Profil Desa

 

1.5 SARANA DAN PRASARANA DESA

1.5.1 Pendidikan

Pendidikan adalah satu hal penting dalam memajukan tingkat kesejahteraan masyarakat pada umumnya dan tingkat perekonomian pada khususnya, Dengan tingkat pendidikan yang tinggi maka akan mendongkrak tingkat kecakapan. Tingkat kecakapan juga akan mendorong tumbuhnya ketrampilan kewirausahaan. Dan pada gilirannya mendorong munculnya lapangan pekerjaan baru. Dengan sendirinya akan membantu program pemerintah untuk pembukaan lapangan kerja baru guna mengatasi pengangguran. Pendidikan biasanya akan dapat mempertajam sistimatika pikir atau pola pikir individu, selain itu mudah menerima informasi yang lebih maju. Dalam rangka memajukan pendidikan, Desa Tengguli akan secara bertahap merencanakan dan mengganggarkan bidang pendidikan baik melalui ADD, swadaya masyarakat dan sumber-sumber dana yang sah lainnya, guna mendukung program pemerintah yang termuat dalam RPJM Daerah Kabupaten Jepara. Untuk melihat taraf/tingkat pendidikan penduduk Desa Tengguli, jumlah angka putus sekolah serta jumlah sekolah dan siswa menurut jenjang pendidikan, dapat dilihat pada tabel I.6.

 

TABEL I.6 PERKEMBANGAN PENDUDUK DESA TENGGULI MENURUT PENDIDIKAN TERAHIR TAHUN 2010 – 2011

NO

KETERANGAN

JUMLAH PENDUDUK

2010

2011

2012

1

TamatanSekolah non formal danBelumSekolah

4534

4651

5023

2

TamatSekolah SD

4.260

4.350

4.500

3

TamatSekolah SLTP

390

425

459

4

Tamat SMU

221

225

254

5

Akademi/DI/DII/DIII

31

32

35

6

Strata I

11

12

14

7

Strata II

JUMLAH

9.447

9.447

18.894

                                                                Sumber: Profil Desa

TABEL I.7 ANGKA PUTUS SEKOLAH TAHUN 2010, 2011, 2012

NO

TAHUN

SD/MI

SMP/MTs

SMA/MA

1

2010

3 orang

2 orang

4 orang

2

2011

4 orang

6 orang

3 orang

3

2012

1 orang

2 orang

1 orang

JUMLAH

8 orang

8 orang

4 orang

  Sumber: Profil Desa

                Jika dilihat pada Tabel I.6 maka lulusan untuk jenjang perguruan tinggi masih kurang, hal ini ditunjang dengan data lulusan Akademi/DI/DII/DIII dengan jumlah lulusan sebesar 35 orang pada tahun 2012, sedangkan S1 dengan jumlah lulusan sebesar 14 orang pada tahun 2012. Hal ini cenderung sedikit dibandingkan dengan jumlah usia kuliah yaitu 20-24 dengan jumlah 958 orang.

          Dapat dilihat pada Tabel I.7 bahwa angka putus sekolah di desa Tengguli pada tahun 2010 sampai 2012 cenderung menurun. Terdapat 3 jenis sekolah pada Tabel I.7 yaitu SD/MI, SMP/MTs/SMA/MA, untuk tahun 2010 jumlah angka putus sekolah adalah 9 orang, sedangkan tahun 2011 adalah 13 orang dan tahun 2012 dengan jumlah 4 orang. Jadi dapat disimpulkan bahwa angka putus sekolah mengalami penurunan pada tahun 2012  walaupun mengalami peningkatan pada tahun 2011. Hal ini sebagai bukti bahwa pemerintah setempat mulai menampakkan hasil dalam peningkatan pendidikan dalam rangka penurunan angka putus sekolah khususnya di desa Tengguli.

TABEL I.8 JUMLAH SEKOLAH DAN SISWA MENURUT JENJANG PENDIDIKAN TAHUN 2010 – 2012

NO

JENJANG PENDIDIKAN

2010

2011

2012

NEGERI/SWASTA

NEGERI/SWASTA

NEGERI/SWASTA

SEKOLAH

SISWA

SEKOLAH

SISWA

SEKOLAH

SISWA

1

TK

2

295

2

398

2

SD/MI

4

432

4

591

5

603

3

SMP/MTs

1

780

2

281

3

271

4

SMU/SMK/MA

1

152

1

157

  Sumber : Profil Desa        

          Dari Tabel I.8 dapat dilihat bahwa jumlah siswa tertinggi pada tahun 2012 adalah SD yaitu sejumlah 603 siswa dan jumlah siswa paling kecil pada tahun 2012 adalah SMU/SMK/MA dengan jumlah 157 siswa. Dari semuanya jenjang pendidikan terjadi kenaikan kecuali pada SMP/MTs yaitu terjadi penurunan yang cukup drastis pada tahun 2011 yaitu dari 780 siswa (tahun 2010) turun menjadi 281 siswa (tahun 2011) dan turun lagi menjadi 271 siswa (tahun 2012). Hal ini menunjukkan bahwa tingkat melanjutkan ke SMP/MTs berkurang dan mayoritas pendidikan  tertinggi hanya sampai SD. Hal ini patut disoroti pemerintah daerah guna membantu dalam hal peningkatan pendidikan di desa baik dalam fasilitas maupun kualitas. Sehingga nantinya minat belajar menjadi meningkat lagi.

 Lembaga Pendidikan 1 Lembaga Pendidikan 2 Lembaga Pendidikan 3 Lembaga Pendidikan 4

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

GAMBAR 1.1 KONDISI FASILITAS PENDIDIKAN DI DESA TENGGULI

Sumber: Observasi Lapangan, 2013

 

          Permasalahan pendidikan secara umum antara lain masih rendahnya kualitas pendidikan, rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam pendidikan, terbatasnya sarana dan prasarana pendidikan, rendahnya kualitas tenaga pengajar dan tingginya angka putus sekolah.

 

1.5.2 Kesehatan

Sarana dan prasarana Kesehatan yang ada di desa Tengguli dapat disajikan dalam Tabel I.9 sebagai berikut :

TABEL I.9PERKEMBANGAN  SARANA DAN PRASARANA KESEHATAN DESA TENGGULI

NO

URAIAN

2010

2011

2012

1

Puskesmas

2

PuskesmasPembantu

3

Tenagamedis di puskesmas

1

2

2

4

Tenaga Non Medis di Puskesmas

1

1

1

5

Tokoobat

6

Apotik

7

Dokterumum

1

1

8

Dokter Gigi

9

Dokterspesialis

10

Mantrikesehatan

1

2

2

11

Bidan

1

1

1

12

Dukunbayiberijazah

2

3

3

13

Posyandu

9

9

9

   Sumber : Profil Desa

          Dari Tabel I.9 dapat dijelaskan bahwa jumlah sarana dan prasarana kesehatan adalah posyandu dengan jumlah 9 buah, untuk puskesmas di desa Tengguli tidak memiliki baik puskesmas utama maupun puskesmas pembantu. Untuk dokter umum di desa Tengguli hanya terdapat 1 sedangkan dokter gigi dan dokter spesialis belum ada, namun untuk mantri kesehatan ada yaitu sejumlah 2 di desa Tengguli. Untuk dukun bayi berijazah mengalami peningkatan dari segi jumlah yaitu pada tahun 2010 sejumlah 2 dan pada tahun 2011 dan 2012 sejumlah 3. Untuk Gambaran sarana prasarana kesehatan akan digambarkan pada Gambar 1.2.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

GAMBAR 1.2 KONDISI FASILITAS KESEHATAN DI DESA TENGGULI

Sumber: Observasi Lapangan, 2013

 

 

Walaupun tidak ada puskesmas atau puskesmas pembantu namun ada puskesmas yang dapat ditempuh dengan jarak tempuh terjauh adalah 1 km atau 10 menit/jam apabila ditempuh dengan berjalan kaki. Dan apabila menuju rumah sakit terdekat dapat ditempuh selama 40 menit/jam.

1.5.3 Agama

Dilihat dari penduduknya, Desa Tengguli mempunyai penduduk yang heterogen dilihat dari agama dan keyakinan mereka. Perkembangan pembangunan di bidang spiritual dapat dilihat dari banyaknya sarana peribadatan masing-masing agama. Dari hasil pendataan penduduk yang beragama Islam, Kristen, Katholik, Budha, Hindu, Konghucu sebagaimana terlihat pada Tabel I.10.

 

 

TABEL I.10 JUMLAH PEMELUK AGAMA DAN TEMPAT IBADAH TAHUN 2010 – 2012

NO

AGAMA

2010

2011

2012

PEMELUK

TEMPAT IBADAH

PEMELUK

TEMPAT IBADAH

PEMELUK

TEMPAT IBADAH

1

Islam

11.101

111

11.471

111

11.818

111

2

Kristen

1

0

1

0

1

0

3

Katolik

0

0

0

0

0

0

4

Budha

0

0

0

0

0

0

5

Hindu

0

0

0

0

0

0

6

Konghucu

0

0

0

0

0

0

Sumber : Profil Desa

 

 

 

 

 

 

 

GAMBAR 1.3 KONDISI FASILITAS PERIBADATAN DI DESA TENGGULI

Sumber: Observasi Lapangan, 2013

 

 

 

1.6 FASILITAS PENDUKUNG DESA

Pembangunan Infrastruktur akan dihadapkan pada terbatasnya kemampuan Pemerintah Desa untuk menyediakannya. Pada sebagian infrastruktur, pihak Desa telah berhasil menghimpun swadaya masyarakat murni yang terkoordinir di masing-masing RT dan RW.

TABEL I.11 JUMLAH PRASARANA DAN SARANA DESA TAHUN 2010-2012

NO

JENIS PRASARANA & SARANA DESA

2010

2011

2012

1

Jalan beraspal

17,50 KM

17,50 KM

18,50 KM

2

Jalan berbatu/tanah

10,70 KM

10,70 KM

7,70 KM

3

Jembatan kecil

3

3

3

4

Jembatan sedang/besar

6

6

6

5

Bendungan

5

5

5

6

Jaringan irigasi

5

5

5

7

Lapangan Sepak Bola

1

1

1

Sumber : Profil Desa

 

                Dari Tabel I.11 dapat disimpulkan bahwa ada 7 jenis sarana prasarana yaitu jalan beraspal, jalan berbatu, jembatan kecil, jembatan sedang/besar, bendungan, jaringan irigasi, lapangan sepak bola. Dari ke 7 jenis sarana tersebut terjadi peningkatan pembangunan jalan di tahun 2012 yang sebelumnya sebesar 17,50 km (2010 dan 2011) menjadi 18,50 km (2012). Namun sebenarnya masih ada beberapa ruas jalan yang butuh perbaikan oleh pemerintah setempat. Berikut adalah rincian ruas jalan  beserta fungsi utamanya akan dijelaskan pada Tabel I.12.

TABEL I.12 RINCIAN RUAS JALAN YANG BUTUH PERBAIKAN DI DESA TENGGULI 2013

NO

ALAMAT

PANJANG

LEBAR

KONSTRUKSI

FUNGSI UTAMA

1

RT : 3/VIII (Dk. Candisari)

400 M

2,5 M

RABAT BETON

Akses jalan pertanian

2

RT : 4/VIII (Dk. Candisari)

500 M

2,5 M

RABAT BETON

Akses jalan lingkungan desa

3

RT : 3/XIV & RT 1 /XV (Dk. Selomanik

800 M

2,5 M

RABAT BETON

Pembatas wilayah & jalan alternatif tengguli & banjaran

4

RT : 2/XII (Dk. Buhu)

160 M

2,5 M

RABAT BETON

Akses jalan pintas menuju tempat ibadah (masjid)

5

RT : 3/VI (Dk. Sebedug)

300 M

2,5 M

RABAT BETON

Akses jalan pintas & akses jalan pertanian

Sumber: Observasi Lapangan, 2013

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

GAMBAR 1.4FOTO KONDISI FASILITAS DI DESA TENGGULI

Sumber: Observasi Lapangan, 2013

 

Beberapa masalah infrastruktur yang perlu mendapat perhatian dan merupakan kebutuhan bagi masyarakat desa antara lain : 

1.        Pelebaran jalan Jalur Angkudes DesaTengguli dari Jalan Desa Menjadi jalan Kabupaten.

2.       Pembangunan bending dan normalisasi saluran irigasi untuk pertanian didesaTengguli.

3.       Revitalisasi dan pemantapan Lembaga Perkonomian Pedesaan.

4.       Pembangunan  Jalan Penghubung Antar Pedukuhan Winingrejo dan Buhu.

5.       Pembangunan sarana dan Prasarana Pendidikan SD/MI.

6.       Pembangunan sarana dan prasarana Kantor DesaTengguli.

7.       Pembangunan Sarana Ibadah TPQ.

8.       Pengaspalan Jalan dan perbaikan jalan desa Tengguli.

9.       Pembangunan Pasar Desa.

1.6.1 Kesejahteraan Sosial.

          Masalah kemiskinan dan pengangguran tetap meupakan salah satu masalah di Kabupaten Jepara pada umumnya. Demikian juga dengan Penyandang masalah kemiskinan Sosial (PMKS) lainnya di desa Tengguli.Berikut data PMKS di Desa Tengguli.

TABEL I.13 PERKEMBANGAN PENYANDANG MASALAH KESEJAHTERAAN SOSIAL TAHUN 2012

NO

URAIAN

2010

2011

2012

1

LanjutUsiaterlantar

15

15

15

2

Anakterlantar

6

6

6

3

KeluargaMiskin

702

949

1.309

4

PenyandangCacat

11

11

11

5

Tuna Susila

6

Gelandangan

7

Pengemis

8

BekasNarapidana

2

2

3

Sumber : Profil Desa

 

1.6.2 Pemerintahan Umum

Untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di sektor pemerintahan umum, Desa Tengguli. telah sejak lama memberikan pelayanan antara lain berupa : pencatatan sipil/surat-surat keterangan perkawinan yang telah ter administrasi dengan baik. Selain itu guna memenuhi persyaratan administrasi perijinan, juga telah secara rutin memberikan surat keterangan usaha kepada warga masyarakat desa maupun pihak lain yang akan membuka usaha di desa Tengguli. .Peng-administrasian perijinan juga telah dilakukan dengan baik, meskipun diperlukan penyempurnaan/perbaikan demi kepentingan kearsipan. Dalam hal melayani masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, di desa Tengguli., telah/belum tersedia pasar desa. Ketentraman dan ketertiban desa menjadi prioritas desa Tengguli. Hal itu dikarenakan dengan terjaminnya ketentraman dan ketertiban wilayah akan berdampak pula dengan kondisi perekonomian masyarakat, kerukunan/kegotong royongan, dan kehidupan yang layak bagi masyarakat desa Tengguli. dan sekitarnya. Kesemuanya itu akan berdampak positif terhadap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembangunan di desa Tengguli.


TABEL I.14 NAMA PEJABAT WILAYAH ADMINISTRASI PEMERINTAH DESA TENGGULI

NO

NAMA

JABATAN

1

Haryanto, S.Ag

Petinggi

2

Mujiburrohman

Carik

3

NurHasan

Kamituwo

4

ZainalArifin

Kamituwo

5

Ahmad Nadhir

Kamituwo

6

Abdul Malik

Kebayan

7

Fathur

Kebayan

8

Muchammadun

Kebayan

9

ArisKholiludin

Kebayan

10

Sholihin

Petengan

11

Ziburohman

Petengan

12

A. SultonHadi

Petengan

13

Ali asfan

Ladu

14

Miftahuddin

Ladu

15

Muhammad Shobri

Ladu

16

Mustofa

Modin

17

Zamzami

Modin

18

Yeti Ustafia

Tata usaha

 Sumber : Profil Desa

 

 

 

 

 

TABEL I.15NAMA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA TENGGULI

NO

NAMA

JABATAN

1.    

Drs. Hartono

Ketua

2.   

Suwito, SPdi

WakilKetua

3.   

Abdul Aziz, SE

Sekretaris

4.   

Ahsan Ade, Ama

Benadahara

5.   

Mahmidun

Anggota

6.   

NurFaizah , S. Ag

Anggota

7.   

Sutrisno

Anggota

8.   

Nurkolis

Anggota

9.   

Nursan

Anggota

                                Sumber : Profil Desa

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

Normal
0
false

false
false
false

IN
X-NONE
AR-SA

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
text-align:center;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:Arial;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
mso-ansi-language:EN-US;
mso-fareast-language:EN-US;}
table.MsoTableGrid
{mso-style-name:”Table Grid”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-priority:59;
mso-style-unhide:no;
border:solid black 1.0pt;
mso-border-themecolor:text1;
mso-border-alt:solid black .5pt;
mso-border-themecolor:text1;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-border-insideh:.5pt solid black;
mso-border-insideh-themecolor:text1;
mso-border-insidev:.5pt solid black;
mso-border-insidev-themecolor:text1;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
text-align:center;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:Arial;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
mso-ansi-language:EN-US;
mso-fareast-language:EN-US;}

PROFIL DESA TENGGULI KECAMATAN BANGSRI

KABUPATEN JEPARA

KONDISI UMUM DESA TENGGULI

Profil 1 Profil 2 Profil 3 Profil 4

 

 

 

 

 

 

1.1 KONDISI GEOGRAFIS

Berdasar letak geografis wilayah, Desa Tengguli berada di sebelah Utara Ibukota Kabupaten Jepara. Desa Tengguli merupakan salah satu desa di Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, dengan jarak tempuh ke Ibukota Kecamatan sejauh 2 Km, dan ke Ibu Kota Kabupaten sejauh17 Km/mil laut. Desa Tengguli dapat ditempuh dengan kendaraan ± 30 jam/menit. Desa ini berbatasan dengan Desa Jambu timur di sebelah barat, disebelah utara berbatasan dengan Desa Bangsri, sebelah selatan dengan Desa  Guyangan dan di sebelah timur dengan Desa  Kepuk, Srikandang serta Desa Papasan. Luas wilayah daratan Desa Tengguli adalah 937,420 Km². Luas lahan yang ada terbagi dalam beberapa peruntukan, dapat dikelompokan seperti untuk fasilitas umum, pemukiman, pertanian, kegiatan ekonomi dan lain-lain.

Secara Administratifwilayah Desa Tengguli terdiri dari 68 RT, dan 15 RW, meliputi 9  dukuh besar. Secara Topografi, Desa Tengguli dapat dibagi dalam 2 wilayah, yaitu wilayah daratan rendah di bagian RW I dan RW II, dan wilayah pegunungan di bagian RW 13, 14 dan 15. Dengan kondisi topografi seperti penjelasan diatas, Desa Tengguli memiliki variasi ketinggian antara 400 m sampai dengan 500m dari permukaan laut. Daerah terendah adalah di wilayah RT 09 RW I, dan daerah yang tertinggi adalah di wilayah RT 03 RW 15 yang merupakan daerah perbukitan.

1.2 DEMOGRAFI

Berdasarkan Data Administrasi Pemerintahan Desa, pada tahun 2009 jumlah penduduk di Desa Tengguli yang tercatat secara administrasi berjumlah 11.819 jiwa. Pada tahun 2010 jumlah penduduk menurun menjadi 11.357 jiwa. Pada tahun 2011 jumlah penduduk di Desa Tengguli meningkat menjadi 11.362 jiwa, sedangkan pada tahun 2012 jumlah penduduk meningkat menjadi 11.425 jiwa. Dengan rincian penduduk berjenis kelamin laki-laki pada tahun 2010 berjumlah 5.739 jiwa. Pada tahun 2011 jumlah penduduk jenis kelamin laki-laki meningkat menjadi 5.745 jiwa dan tahun 2012 meningkat menjadi 5.747 jiwa.  Sedangkan untuk penduduk berjenis kelamin perempuan di Desa Tengguli pada tahun 2010 berjumlah 5.618 jiwa. Pada tahun 2011 jumlah penduduk kelamin perempuan turun menjadi 5.617jiwa. Sedangkan untuk tahun 2012 jumlah penduduk perempuan naik menjadi 5.678 jiwa. Jumlah penduduk Desa Tengguli secara rinci dapat dilihat pada Tabel I.1 dan I.2.

TABEL I.1 PERKEMBANGAN JUMLAH PENDUDUK BERDASARKAN JENIS KELAMIN DESA TENGGULI TAHUN 2009 – 2012

NO

JENIS KELAMIN

JUMLAH PENDUDUK (JIWA)

TAHUN 2009

TAHUN2010

TAHUN 2011

TAHUN 2012

1 Laki-laki 5.916 5.739 5.745 5.747
2 Perempuan 5.903 5.618 5.684 5.903

JUMLAH

11.819 11.357 11.362 11.425

                                                                   Sumber: Profil Desa

TABEL I.2 JUMLAH PENDUDUK BERDASARKAN STUKTUR USIA DESA TENGGULI TAHUN 2012

NO

KELOMPOK USIA

L

P

JUMLAH

1

0-4

561

506

1.067

2

5-9

626

552

1.148

3

10-14

545

556

1.101

4

15-19

598

583

1.181

5

20-24

481

476

958

6

25-29

406

417

823

7

30-34

542

547

1.089

8

35-39

477

480

957

9

40-44

466

460

926

10

45-49

254

260

514

11

50-54

264

283

547

12

55-59

210

216

426

13

60-64

225

229

454

14

65-69

132

117

249

15

70-74

101

106

207

16

>75

85

88

173

JUMLAH

6001

7147

7174.067

Sumber: Profil Desa

                                   

Dari Tabel I.1 dan I.2 dapat diketahui bahwa jumlah penduduk menurut jenis kelamin, jumlah penduduk jenis kelamin laki-laki pada tahun 2009 – 2011 lebih banyak dibanding dengan jumlah penduduk jenis kelamin perempuan. Namun pada tahun 2012 jumlah penduduk jenis kelamin perempuan lebih banyak daripada jenis kelamin laki-laki karena mengalami peningkatan sebesar 3,7 %. Sedangkan dilihat dari Tabel I.2 jumlah penduduk berdasarkan struktur usia, jumlah penduduk Desa Tengguliyang dapat dikategorikan kelompok rentan dari sisi kesehatan menurut usia yaitu penduduk yang berusia >60 tahun, jumlahnya mencapai 3,8 %. Untuk kelompok umur usia 0- 4 tahun ada 9,0 %, sedangkan 5-9 tahun sebanyak 9,7 %.

1.3 PEREKONOMIAN DESA

Secara umum kondisi perekonomian Desa Tengguli di topang oleh beberapa mata pencaharian warga masyarakat dan dapat teridentifikasi kedalam beberapa bidang mata pencaharian, seperti: petani, buruh, petani,PNS/TNI/Polri, karyawan swasta, pedagang, wirausaha, pensiunan, buruh bangunan/tukang, dan peternak. Jumlah penduduk Desa Tengguli berdasarkan mata pencaharian dapat dilihat pada Tabel I.3.

TABEL I.3 PERKEMBANGAN JUMLAH PENDUDUK DESA TENGGULI MENURUT MATA PENCAHARIAN TAHUN 2010 – 2012

NO

PEKERJAAN

JUMLAH

2010

2011

2012

1

Petani

2869

2879

2898

2

Buruhtani

3176

3185

3197

3

Peternakan

3

5

5

4

Pedagang

641

654

666

5

Wirausaha

24

25

25

6

KaryawanSwasta

349

354

361

7

PNS/POLRI dan TNI

48

49

50

8

Pensiunan

15

17

20

9

TukangBangunan

411

418

421

10

Tukangkayu/ukir

2810

2874

2951

11

Lain-lain/Tidaktetap

49

57

61

12

Lainnya(sebutkan)

122

125

125

13

Lainnya(sebutkan)

1399

1410

1415

JUMLAH

7916

8052

7195

Sumber: Profil Desa

Berdasarkan Tabel I.3 dapat diketahui bahwa jumlah penduduk terbanyak berdasarkan mata pencaharian di Desa Tengguli yaitu buruh tani sebanyak 3.176 jiwa pada tahun 2010 dan meningkat menjadi 3.197 pada tahun 2012. Sedangkan untuk jumlah penduduk terendah menurut mata pencaharian yaitu sebagai peternak sebanyak 3 jiwa pada tahun 2010 dan hanya sebanyak 5 jiwa pada tahun 2012. Rata-rata mata pencaharian di Desa Tengguli didominasi oleh buruh tani, petani dan tukang kayu. Untuk perkembangan perekonomian yang ada di Desa Tengguli dapat dilihat pada Tabel I.4.

 

 

 

 

TABEL I.4 PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN DESA TENGGULI TAHUN 2010-2012

NO

URAIAN

JUMLAH

2010

2011

2012

1

Angkutan Pedesaan

16

21

25

2

Kendaraan Roda 4

32

35

36

3

Kedaraan Roda 2

1521

1586

1.706

4

KUD/Koperasi

1

2

3

5

Luas tegalan

51,145

51,145

51,145

6

Produksi Padi

105

102

106

7

Produksi Jagung

15

20

22

8

Produksi Kacang

102

104

107

9

Produksi Ketela

107

107

111

10

Produksi Pertanian Lainnya

11

Produksi Perikanan darat/Laut

12

Ternak Besar/kerbau/sapi

816

927

1.059

13

Ternak kambing

750

904

1.221

14

Ternak Ayam

3469

4584

5.633

15

Luas Pertambangan

16

keluarga yang teraliri listrik

2.376

2.451

2.551

17

Jumlah Industri

9

12

12

18

Keluarga yang teraliri PAM

Sumber: Profil Desa

Dari Tabel I.4 Dapat disimpulkan bahwa perekonomian warga lebih berkembang di sektor pertanian dan peternakan. Hal ini didukung dengan data perkembangan perekonomian pada tabel I.4, yang terdiri dari produksi padi, jagung, kacang, dan ketela dengan total 346 pada tahun 2012, mengalami peningkatan 13 dari tahun 2011. Sedangkan dari sektor peternakan terdiri dari 3 macam ternak yaitu ternak kerbau, sapi, kambing dan ayam dengan total 7.913 pada tahun 2012, mengalami peningkatan sebesar 1498 dari tahun 2011.

1.4 TATA GUNA LAHAN

Struktur peruntukan lahan di Desa Tengguli berupa bangunan rumah warga atau pekarangan, tegalan atau kebun, sawah, industri, dan irigasi. Penggunaan lahan di Desa Tengguli sebagian besar berupa tegalan / kebun dengan luas wilayah dalam (HA) seluas 50.145. Sedangkan sisanya berupa bangunan beserta pekarangan, sawah, industri dan irigasi. Berikut adalah tabel yang menunjukan pola tata guna lahan di Desa Tengguli :

TABEL I.5 POLA TATA GUNA LAHAN DESA TENGGULI

NO

LAHAN

LUAS (HA) TAHUN 2010

LUAS (HA)

TAHUN 2011

1

Bangunan / Pekarangan

501

650

2

Tegalan / Kebun

50,145

50,145

3

Sawah

505

406

4

Tambak

5

Hutan

6

Perkebunan

7

Industri

4

6

8

Bendung

9

IrigasiTersier

1

1

10

IrigasiSekunder

1

1

Sumber: Profil Desa

 

1.5 SARANA DAN PRASARANA DESA

1.5.1 Pendidikan

Pendidikan adalah satu hal penting dalam memajukan tingkat kesejahteraan masyarakat pada umumnya dan tingkat perekonomian pada khususnya, Dengan tingkat pendidikan yang tinggi maka akan mendongkrak tingkat kecakapan. Tingkat kecakapan juga akan mendorong tumbuhnya ketrampilan kewirausahaan. Dan pada gilirannya mendorong munculnya lapangan pekerjaan baru. Dengan sendirinya akan membantu program pemerintah untuk pembukaan lapangan kerja baru guna mengatasi pengangguran. Pendidikan biasanya akan dapat mempertajam sistimatika pikir atau pola pikir individu, selain itu mudah menerima informasi yang lebih maju. Dalam rangka memajukan pendidikan, Desa Tengguli akan secara bertahap merencanakan dan mengganggarkan bidang pendidikan baik melalui ADD, swadaya masyarakat dan sumber-sumber dana yang sah lainnya, guna mendukung program pemerintah yang termuat dalam RPJM Daerah Kabupaten Jepara. Untuk melihat taraf/tingkat pendidikan penduduk Desa Tengguli, jumlah angka putus sekolah serta jumlah sekolah dan siswa menurut jenjang pendidikan, dapat dilihat pada tabel I.6.

TABEL I.6 PERKEMBANGAN PENDUDUK DESA TENGGULI MENURUT PENDIDIKAN TERAHIR TAHUN 2010 – 2011

NO

KETERANGAN

JUMLAH PENDUDUK

2010

2011

2012

1

Tamatan Sekolah non formal dan Belum Sekolah

4534

4651

5023

2

Tamat Sekolah  SD

4.260

4.350

4.500

3

Tamat Sekolah SLTP

390

425

459

4

Tamat SMU

221

225

254

5

Akademi/DI/DII/DIII

31

32

35

6

Strata I

11

12

14

7

Strata II

JUMLAH

9.447

9.447

18.894

                                                                Sumber: Profil Desa

TABEL I.7 ANGKA PUTUS SEKOLAH TAHUN 2010, 2011, 2012

NO

TAHUN

SD/MI

SMP/MTs

SMA/MA

1

2010

3 orang

2 orang

4 orang

2

2011

4 orang

6 orang

3 orang

3

2012

1 orang

2 orang

1 orang

JUMLAH

8 orang

8 orang

4 orang

  Sumber: Profil Desa

Jika dilihat pada Tabel I.6 maka lulusan untuk jenjang perguruan tinggi masih kurang, hal ini ditunjang dengan data lulusan Akademi/DI/DII/DIII dengan jumlah lulusan sebesar 35 orang pada tahun 2012, sedangkan S1 dengan jumlah lulusan sebesar 14 orang pada tahun 2012. Hal ini cenderung sedikit dibandingkan dengan jumlah usia kuliah yaitu 20-24 dengan jumlah 958 orang.

Dapat dilihat pada Tabel I.7 bahwa angka putus sekolah di desa Tengguli pada tahun 2010 sampai 2012 cenderung menurun. Terdapat 3 jenis sekolah pada Tabel I.7 yaitu SD/MI, SMP/MTs/SMA/MA, untuk tahun 2010 jumlah angka putus sekolah adalah 9 orang, sedangkan tahun 2011 adalah 13 orang dan tahun 2012 dengan jumlah 4 orang. Jadi dapat disimpulkan bahwa angka putus sekolah mengalami penurunan pada tahun 2012  walaupun mengalami peningkatan pada tahun 2011. Hal ini sebagai bukti bahwa pemerintah setempat mulai menampakkan hasil dalam peningkatan pendidikan dalam rangka penurunan angka putus sekolah khususnya di desa Tengguli.

TABEL I.8 JUMLAH SEKOLAH DAN SISWA MENURUT JENJANG PENDIDIKAN TAHUN 2010 – 2012

NO

JENJANG PENDIDIKAN

2010

2011

2012

NEGERI/SWASTA

NEGERI/SWASTA

NEGERI/SWASTA

SEKOLAH

SISWA

SEKOLAH

SISWA

SEKOLAH

SISWA

1

TK

2

295

2

398

2

SD/MI

4

432

4

591

5

603

3

SMP/MTs

1

780

2

281

3

271

4

SMU/SMK/MA

1

152

1

157

  Sumber : Profil Desa        

Dari Tabel I.8 dapat dilihat bahwa jumlah siswa tertinggi pada tahun 2012 adalah SD yaitu sejumlah 603 siswa dan jumlah siswa paling kecil pada tahun 2012 adalah SMU/SMK/MA dengan jumlah 157 siswa. Dari semuanya jenjang pendidikan terjadi kenaikan kecuali pada SMP/MTs yaitu terjadi penurunan yang cukup drastis pada tahun 2011 yaitu dari 780 siswa (tahun 2010) turun menjadi 281 siswa (tahun 2011) dan turun lagi menjadi 271 siswa (tahun 2012). Hal ini menunjukkan bahwa tingkat melanjutkan ke SMP/MTs berkurang dan mayoritas pendidikan  tertinggi hanya sampai SD. Hal ini patut disoroti pemerintah daerah guna membantu dalam hal peningkatan pendidikan di desa baik dalam fasilitas maupun kualitas. Sehingga nantinya minat belajar menjadi meningkat lagi.

GAMBAR 1.1 KONDISI FASILITAS PENDIDIKAN DI DESA TENGGULI

Sumber: Observasi Lapangan, 2013

 

          Permasalahan pendidikan secara umum antara lain masih rendahnya kualitas pendidikan, rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam pendidikan, terbatasnya sarana dan prasarana pendidikan, rendahnya kualitas tenaga pengajar dan tingginya angka putus sekolah.

1.5.2 Kesehatan

Sarana dan prasarana Kesehatan yang ada di desa Tengguli dapat disajikan dalam Tabel I.9 sebagai berikut :

TABEL I.9 PERKEMBANGAN  SARANA DAN PRASARANA KESEHATAN DESA TENGGULI

NO

URAIAN

2010

2011

2012

1

Puskesmas

2

Puskesmas Pembantu

3

Tenaga medis di puskesmas

1

2

2

4

Tenaga Non Medis di Puskesmas

1

1

1

5

Toko obat

6

Apotik

7

Dokter umum

1

1

8

Dokter Gigi

9

Dokter spesialis

10

Mantri kesehatan

1

2

2

11

Bidan

1

1

1

12

Dukun bayi berijazah

2

3

3

13

Posyandu

9

9

9

   Sumber : Profil Desa

Dari Tabel I.9 dapat dijelaskan bahwa jumlah sarana dan prasarana kesehatan adalah posyandu dengan jumlah 9 buah, untuk puskesmas di desa Tengguli tidak memiliki baik puskesmas utama maupun puskesmas pembantu. Untuk dokter umum di desa Tengguli hanya terdapat 1 sedangkan dokter gigi dan dokter spesialis belum ada, namun untuk mantri kesehatan ada yaitu sejumlah 2 di desa Tengguli. Untuk dukun bayi berijazah mengalami peningkatan dari segi jumlah yaitu pada tahun 2010 sejumlah 2 dan pada tahun 2011 dan 2012 sejumlah 3. Untuk Gambaran sarana prasarana kesehatan akan digambarkan pada Gambar 1.2.

GAMBAR 1.2 KONDISI FASILITAS KESEHATAN DI DESA TENGGULI

Sumber: Observasi Lapangan, 2013

 

 

Walaupun tidak ada puskesmas atau puskesmas pembantu namun ada puskesmas yang dapat ditempuh dengan jarak tempuh terjauh adalah 1 km atau 10 menit/jam apabila ditempuh dengan berjalan kaki. Dan apabila menuju rumah sakit terdekat dapat ditempuh selama 40 menit/jam.

1.5.3 Agama

Dilihat dari penduduknya, Desa Tengguli mempunyai penduduk yang heterogen dilihat dari agama dan keyakinan mereka. Perkembangan pembangunan di bidang spiritual dapat dilihat dari banyaknya sarana peribadatan masing-masing agama. Dari hasil pendataan penduduk yang beragama Islam, Kristen, Katholik, Budha, Hindu, Konghucu sebagaimana terlihat pada Tabel I.10.

TABEL I.10 JUMLAH PEMELUK AGAMA DAN TEMPAT IBADAH TAHUN 2010 – 2012

NO

AGAMA

2010

2011

2012

PEMELUK

TEMPAT IBADAH

PEMELUK

TEMPAT IBADAH

PEMELUK

TEMPAT IBADAH

1

Islam

11.101

111

11.471

111

11.818

111

2

Kristen

1

0

1

0

1

0

3

Katolik

0

0

0

0

0

0

4

Budha

0

0

0

0

0

0

5

Hindu

0

0

0

0

0

0

6

Konghucu

0

0

0

0

0

0

Sumber : Profil Desa

 

 

 

 

 

 

 

GAMBAR 1.3 KONDISI FASILITAS PERIBADATAN DI DESA TENGGULI

Sumber: Observasi Lapangan, 2013

 

 

 

1.6 FASILITAS PENDUKUNG DESA

Pembangunan Infrastruktur akan dihadapkan pada terbatasnya kemampuan Pemerintah Desa untuk menyediakannya. Pada sebagian infrastruktur, pihak Desa telah berhasil menghimpun swadaya masyarakat murni yang terkoordinir di masing-masing RT dan RW.

TABEL I.11 JUMLAH PRASARANA DAN SARANA DESA TAHUN 2010-2012

NO

JENIS PRASARANA & SARANA DESA

2010

2011

2012

1

Jalan beraspal

17,50 KM

17,50 KM

18,50 KM

2

Jalan berbatu/tanah

10,70 KM

10,70 KM

7,70 KM

3

Jembatan kecil

3

3

3

4

Jembatan sedang/besar

6

6

6

5

Bendungan

5

5

5

6

Jaringan irigasi

5

5

5

7

Lapangan Sepak Bola

1

1

1

Sumber : Profil Desa

 

Dari Tabel I.11 dapat disimpulkan bahwa ada 7 jenis sarana prasarana yaitu jalan beraspal, jalan berbatu, jembatan kecil, jembatan sedang/besar, bendungan, jaringan irigasi, lapangan sepak bola. Dari ke 7 jenis sarana tersebut terjadi peningkatan pembangunan jalan di tahun 2012 yang sebelumnya sebesar 17,50 km (2010 dan 2011) menjadi 18,50 km (2012). Namun sebenarnya masih ada beberapa ruas jalan yang butuh perbaikan oleh pemerintah setempat. Berikut adalah rincian ruas jalan  beserta fungsi utamanya akan dijelaskan pada Tabel I.12.

TABEL I.12 RINCIAN RUAS JALAN YANG BUTUH PERBAIKAN DI DESA TENGGULI 2013

NO

ALAMAT

PANJANG

LEBAR

KONSTRUKSI

FUNGSI UTAMA

1

RT : 3/VIII (Dk. Candisari)

400 M

2,5 M

RABAT BETON

Akses jalan pertanian

2

RT : 4/VIII (Dk. Candisari)

500 M

2,5 M

RABAT BETON

Akses jalan lingkungan desa

3

RT : 3/XIV & RT 1 /XV (Dk. Selomanik

800 M

2,5 M

RABAT BETON

Pembatas wilayah & jalan alternatif tengguli & banjaran

4

RT : 2/XII (Dk. Buhu)

160 M

2,5 M

RABAT BETON

Akses jalan pintas menuju tempat ibadah (masjid)

5

RT : 3/VI (Dk. Sebedug)

300 M

2,5 M

RABAT BETON

Akses jalan pintas & akses jalan pertanian

Sumber: Observasi Lapangan, 2013

 

 

GAMBAR 1.4 FOTO KONDISI FASILITAS DI DESA TENGGULI

Sumber: Observasi Lapangan, 2013

Beberapa masalah infrastruktur yang perlu mendapat perhatian dan merupakan kebutuhan bagi masyarakat desa antara lain :

  1. Pelebaran jalan Jalur Angkudes DesaTengguli dari Jalan Desa Menjadi jalan Kabupaten.
  2. Pembangunan bending dan normalisasi saluran irigasi untuk pertanian di desaTengguli.
  3. Revitalisasi dan pemantapan Lembaga Perkonomian Pedesaan.
  4. Pembangunan  Jalan Penghubung Antar Pedukuhan Winingrejo dan Buhu.
  5. Pembangunan sarana dan Prasarana Pendidikan SD/MI.
  6. Pembangunan sarana dan prasarana Kantor DesaTengguli.
  7. Pembangunan Sarana Ibadah TPQ.
  8. Pengaspalan Jalan dan perbaikan jalan desa Tengguli.
  9. Pembangunan Pasar Desa.

1.6.1 Kesejahteraan Sosial.

Masalah kemiskinan dan pengangguran tetap meupakan salah satu masalah di Kabupaten Jepara pada umumnya. Demikian juga dengan Penyandang masalah kemiskinan Sosial (PMKS) lainnya di desa Tengguli.Berikut data PMKS di Desa Tengguli.

TABEL I.13 PERKEMBANGAN PENYANDANG MASALAH KESEJAHTERAAN SOSIAL TAHUN 2012

NO

URAIAN

2010

2011

2012

1

LanjutUsiaterlantar

15

15

15

2

Anakterlantar

6

6

6

3

KeluargaMiskin

702

949

1.309

4

PenyandangCacat

11

11

11

5

Tuna Susila

6

Gelandangan

7

Pengemis

8

BekasNarapidana

2

2

3

Sumber : Profil Desa

 

1.6.2 Pemerintahan Umum

Untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di sektor pemerintahan umum, Desa Tengguli. telah sejak lama memberikan pelayanan antara lain berupa : pencatatan sipil/surat-surat keterangan perkawinan yang telah ter administrasi dengan baik. Selain itu guna memenuhi persyaratan administrasi perijinan, juga telah secara rutin memberikan surat keterangan usaha kepada warga masyarakat desa maupun pihak lain yang akan membuka usaha di desa Tengguli. .Peng-administrasian perijinan juga telah dilakukan dengan baik, meskipun diperlukan penyempurnaan/perbaikan demi kepentingan kearsipan. Dalam hal melayani masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, di desa Tengguli., telah/belum tersedia pasar desa. Ketentraman dan ketertiban desa menjadi prioritas desa Tengguli. Hal itu dikarenakan dengan terjaminnya ketentraman dan ketertiban wilayah akan berdampak pula dengan kondisi perekonomian masyarakat, kerukunan/kegotong royongan, dan kehidupan yang layak bagi masyarakat desa Tengguli. dan sekitarnya. Kesemuanya itu akan berdampak positif terhadap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembangunan di desa Tengguli.


TABEL I.14 NAMA PEJABAT WILAYAH ADMINISTRASI PEMERINTAH DESA TENGGULI

NO NAMA JABATAN
1 Haryanto, S.Ag Petinggi
2 Mujiburrohman Carik
3 NurHasan Kamituwo
4 ZainalArifin Kamituwo
5 Ahmad Nadhir Kamituwo
6 Abdul Malik Kebayan
7 Fathur Kebayan
8 Muchammadun Kebayan
9 ArisKholiludin Kebayan
10 Sholihin Petengan
11 Ziburohman Petengan
12 A. SultonHadi Petengan
13 Ali asfan Ladu
14 Miftahuddin Ladu
15 Muhammad Shobri Ladu
16 Mustofa Modin
17 Zamzami Modin
18 Yeti Ustafia Tata usaha

 Sumber : Profil Desa

 

 

 

 

 

TABEL I.15 NAMA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA TENGGULI

NO NAMA JABATAN
Drs. Hartono Ketua
Suwito, SPdi WakilKetua
Abdul Aziz, SE Sekretaris
Ahsan,S.Pd Benadahara
Mahmidun Anggota
NurFaizah , S. Ag Anggota
Sutrisno Anggota
Nurkolis Anggota
Nursan Anggota

Sumber : Profil Desa

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Tentang ahsan ahmad

Lahir di Jepara, 12 Juli 1971 Aktif di organisasi kemasyarakatan dan mengabdi di lembaga pendidikan
Pos ini dipublikasikan di Sosial. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s